- Diposting oleh : Erik Hariansah
- pada tanggal : April 15, 2026
BARRU - Humas SMAN 4 Barru— Keluarga besar SMAN 4 Barru menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada korban kebakaran yang terjadi di Wiringpulue, Dusun Lampoko, Desa Lampoko, Kecamatan Balusu, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, Rabu (15/4/2026). Bantuan tersebut diserahkan langsung kepada para korban sebagai bentuk kepedulian sosial warga sekolah.
Penyerahan bantuan diwakili oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas Muhammad Sainal, S.Pd., M.Pd., Pembina OSIS Sitti Aminah Abduh, S.Pd., bersama sejumlah pengurus OSIS SMAN 4 Barru. Bantuan yang diberikan berupa kebutuhan pokok sehari-hari seperti beras, telur, pakaian layak pakai, mi instan, serta bahan kebutuhan lainnya.
Diketahui, peristiwa kebakaran terjadi pada Kamis (9/4/2026) sekitar pukul 15.15 WITA. Insiden tersebut menghanguskan dua unit rumah panggung yang mengalami kerusakan berat. Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam tahap penyelidikan oleh pihak terkait.
Tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun sebanyak delapan jiwa dari dua kepala keluarga terdampak dan harus mengungsi. Kerugian akibat kebakaran ditaksir mencapai sekitar Rp200 juta.
Dua keluarga yang terdampak yakni keluarga A. Mappiasse (85) bersama istri Petta Atisa (80) dan anaknya, serta keluarga A. Sukarman (38) bersama istri Nur Sakka (36) dan tiga orang anak mereka. Saat ini, para korban sangat membutuhkan bantuan berupa pakaian dan makanan siap saji.
Kepala SMAN 4 Barru, Hasby, S.Pd., M.Pd., menyampaikan rasa duka mendalam atas musibah yang menimpa warga Wiringpulue. Ia berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban para korban.
“Kami turut berduka atas musibah ini. Semoga bantuan yang diberikan dapat membantu memenuhi kebutuhan para korban untuk sementara waktu,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh guru, tenaga kependidikan, serta siswa SMAN 4 Barru yang telah berpartisipasi dalam penggalangan bantuan tersebut.
Kegiatan sosial seperti ini, lanjutnya, merupakan agenda rutin sekolah setiap kali terjadi bencana di wilayah Kabupaten Barru. Selain sebagai bentuk kepedulian, kegiatan ini juga diharapkan mampu menumbuhkan rasa empati dan solidaritas sosial di kalangan peserta didik. (Hasby)
